Translate

19.7.12

Mencari Mangsa Empuk via SMS Nyasar

Mencari mangsa empuk via SMS Nyasar

Kejadiannya seminggu yang lalu, suami teman kantor aku menerima sebuah sms tak dikenal dari seseorang yang tertarik dengan iklan penjualan alat musik yang memang telah di pajang di salah satu kolom iklan di internet.

Merasa gaung bersambut, suami teman kantorpun menelpon balik. Cerita punya cerita. Tak lama sang penelpon mengkonfirmasi bahwa uangnya telah di transfer. Merasa belum menerima sms banking perihal konfirmasi uang masuk. Sang penelpon, meminta untuk mengecek langsung ke ATM.  Dan suami temanpun mengiyakan.

Tiba di ATM, ia di pandu dari mengecek saldo, berputar-putar hingga akhirnya melakukan transaksi transfer dengan jumlah yang cukup besar ke rekening yang tidak di kenal. Saldo suami yang telah habis dibobol, di lanjutkan kembali aksinya ke teman aku, yang untungnya pada detik-detik terakhir melakukan transaksi di ATM tersadar jika itu adalah penipuan.

Ini mungkin cerita kesekian dari sejumlah korban sms nyasar, cukup banyak yang pernah jadi korban dengan nilai yang tidak sedikit. Jadi, sebelum sobat  kena tipuan kenali gelagatnya : 
  • Dalam kebanyakan kasus, tipikal orangnya tidak sabaran, tetap memaksa ke ATM meskipun telah diberitahu, dari sms banking belum ada berita perubahan saldo.
  • Menanyakan saldo terakhir. Jangan pernah menginfokan saldo terakhir.
  • Hindari melakukan transfer dalam jumlah besar, jika ATM yang dituju adalah bukan Bank Rekening sendiri (menggunakan ATM Bersama) ini agak sulit di telusuri
  • Sebaiknya, jangan pernah menanggapi sms/telpon  tidak di kenal. Jika memang sedang melakukan bisnis dengan seseorang, simpanlah nomor kontaknya baik-baik

Tidak ada komentar: