Translate

25.6.10

The Hero



02.00 pm
Pasar Rakyat

Siang itu teramat panas, bahkan beberapa ibu-ibu yang nampak di pasar seakan tak rela berada disana di siang hari. Panasnya itu loh gak kuku bisa melunturkan make up sekelas elit sekalipun. Tapi bagi bu minahwati hari itu adalah pencerahan bahkan berkat baginya bcoz tumben-tumben suaminya ngasih duit lebih buat belanja hari itu. Lumayan bisa makan besar hari ini, celutuknya dalam hati.
Pas lagi khusuk-khusuknya milih-milih timun tiba-tiba datang seseorang yang sangat ganjil ….
“Hihihi….” Seorang nenek berwajah hijau mengeluarkan tawa membahana dalam pasar rakyat tersebut.
Orang-orang yang lagi beraktivitas di dalam pasar tersebut langsung berhenti dan menoleh ke arah suara yang sumbang dan tidak jelas.
“Ah nenek ini bikin kaget saja !” sahut seorang penjual yang kebetulan dekat dengan nenek aneh itu.
“Hihihi…”
“Iya ..pake masker alpukatnya kebanyakan tuh nek !” nimbrung pengunjung tak mau kalah
“Hihihi…hayah kalian ini tak tahu siapa saya yah…hihihi…” hardik nenek itu
Pengunjung mulai kasak-kusuk bertanya pada penjual tentang siapakah nenek-nenek yang narsis itu dan jawabannya nihil.
“Hihihi…aku adalah…”
“Nenek-nenek” samber penjual tempe yang udah bosan sama nenek yang satu itu
“Hihihi…adu dikit lagi cu ….”
“Nenek gondrong !”sengit penjual sagu
“Auh…salah ! Hihhihi…”
“Nenek ganjen!”
“Hihihi…Salah !”
“Nenek tetangga !”
“Neneknya aura kasih !”
“Hihihi…mimpi kali ye…”
“Jadi nenek apa dong “
“Hihihi…aku adalah nenek lampir !!! takutlah kalian semua Hihihi”
Bukannya takut penghuni pasar malah bengong. Kok nenek lampir ganjen banget siiih
“Hihihi Iya …aku adalah nenek lampir dan aku mau menghancurkan pasar ini dan sebagai DPnya aku akan menyihir motor itu jadi kerbau ! Hihihi…”
Tiba-tiba nenek itu menyihir moge (motor gede) di samping dan “Dhuer” motornya berubah menjadi motor bebek
“Hihihi loh kok bisa yah…ya sudahlah pokoknya aku akan membumi hanguskan pasar ini ! Hihihi…”
Mendengar itu, para penghuni pasar langsung kocar kacir. Seorang ibu langsung menarik seseorang disampingnya yang ternyata penjual ikan dan bukan anaknya ! Lain ibu itu lain pula penjual buah langsung narik suami orang yang lumayan cakep dan suaminya karna ngelihat yang narik cewek cakep, istrinya ditinggalin panik sendiri di pasar. Hanya bu minahwati saja yang cuek masih sibuk menawar baginya belanja lebih lebih penting dari keselamatan jiwa. Halah !
Tak sampai 10 menit pasar kocar kacir datanglah lima mahluk yang lebih asing dari nenek lampir.
“Mau ngapain lagi kali ini nenek lampir “
“Hihihi…hoaem…ah kalian lagi bosen aku kayak iklan saja kalian muncul…hero..hero dimana-mana ! Gak bisa lihat orang senang Hihihi ”
“Ya dong karena kami adalah….”
Tiba-tiba angin bertiup sangat kencang sehingga debu-debu beterbangan
“Uhuk-uhuk …Woi ! kipas anginnya terlalu keras ! sahut pria yang berkostum merah biru menyahut kepada krunya.
“Iya kami adalah…”
“Superman”
“Wonder Woman”
“Spiderman”
“Dan dengan kekuatan super kami akan menyelamatkan dunia !”
“Hihihi Ah itukan kata-katanya sailormoon…dasar plagiat !” kata nenek lampir dengan sengit
“Biarin, !” superman tidak mau kalah
“Hihihi…baiklah terimalah ini…Hiaaat !
Mereka bertiga saling mengeluarkan kekuatan super mereka untuk mengalahkan kekuatan sihir dari nenek lampir itu. Namun ternyata nenek lampir itu cukup tangguh menghalau kekuatan mereka yang berada di atas rata-rata. Ya gitu deh klu make kekuatan sihir. Gak ada matinya !
Akhirnya karena mereka semua kelelahan plus sinar matahari siang itu yang cukup terik mereka semua meminta time out untuk istirahat. Sambil istirahat kru para hero mencoba menghibur dengan memutarkan lagu siang itu.
“Mmmh…klu dari intonasinya intro musik ini pasti lagunya bethoven “ Superman mulai bersuara.
“Ah bukan superman ! Ini mah intro dari josh groban “Spiderman tak mau kalah
“Nidji deh” sambar wonder woman
“Hihihi Kuburan” kata nenek lampir sengit
“Bethoven !” Superman mulai emosi
“Nidji !” “Kuburan !” “Josh Groban”
Akhirnya mereka semua bertengkar tentang lagu yang lagi diputar dan karena tidak terdapat mufakat lagu siapa merekapun menyerang kru yang memutar lagu tersebut dan meninggalkan pasar rakyat tersebut beserta penghuninya yang cuman bengong melihat mereka yang mengejar-ngejar kru yang memutar lagu tadi dan seperti ending “power puff girl” sekali lagi dunia terselamatkan berkat…kru tadi…

End-


_________________

2 komentar:

nh18 mengatakan...

"belanja lebih lebih penting dari keselamatan jiwa ..."

Saya ngakak koprol membaca ini ...
Saya teringat "seseorang"

hihihihi ...
ssssttt jangan bilang-bilang ya ...

Air mengatakan...

hehe...yah begitulah pak ^_^. Terima kasih

"seseorang" ? ...ehm..sip deh pak