Translate

25.3.10

Escape The Ordinary (IV)

Wuzzz...wuzzz...
Hari kedua !
Setelah tidur nyaris seharian karena sakit, dan kecapean akupun urung untuk ke venue sore-sore dan berangkat setelah magrib dan makan malam. Sesampai di venue aku sudah tidak bergairah lagi, kakak saya saja yang heboh banget pengen nonton Sandhy Sundoro dan berkeliling-keliling gak jelas hanya untuk melihat penampilan Sandhy.
Aku sih lebih memilih masuk ke BNI Hall 1, tak lama kakakpun menyusul berhubung sandhy tampil setelah jam 11.00 pm. Dalam stage itu nampak  band musisi asing yang lagi sibuk menyetem alatnya dan berhubung masih sunyi akupun duduk melantai nyaris di depan panggung. Nyaris lima belas menit berada dalam stage akhirnya tiba waktunya penampilan band yang tak lain bernama Breakestra. Seketika lampu panggung dimatikan lalu kedua layar screen disamping kiri dan kanan panggung menampilkan preview album-album breakestra mulai dari album teranyar mereka Dusk Till Dawn sampai album-album lainnya.  Tak lama penampilan perdana mereka di JJF 2010 di buka dengan koloborasi intro instrumen  bass, guitar, flute, trompet dan drums yang mengusung genre funk jazz. Opening ini langsung membuat rata-rata penonton yang tadinya duduk malas (termasuk aku) langsung berdiri membuat barisan di depan panggung. Gila, keren banget ! Tujuh bintang deh dariku !
Di awal penampilan vokal funk jazz band ini di bawa oleh Miles Tackett sang lead lalu menjelang pertengahan memasuki single Come on Over  muncullah divanya band ini (sepertinya additional vocals) Afrodyete, mungkin dinamakan seperti itu karena keturunan afro-amerika barangkali, entahlah sobat bisa mencarinya di google, msn tentang keberadaannya.
Perform afro ini ternyata dua kali lebih heboh penampilannya dari miles, lima kali malah. Ia tampil dengan suara yang berat khas-khas penyanyi-penyayi blues namun yang memberikan perbedaan adalah afrodyete ini lebih menghentak dan attraktif di panggung, Goyangannya yang khas dibarengi dengan irama funk dan hip-hop  membuat seluruh penonton bule maupun lokal ikut bergoyang mengikuti arahannya.  Termasuk aku !
Sejam lamanya terbuai dengan breakestra akupun hijrah dari Hall 1 untuk mencari Zarro, kakakku sendiri lebih memilih ngetem di OSO Hall yang sumpeknya minta ampun hanya untuk menunggu Sandhy Sundoro. Yah terserah deh pokoknya aku mau mencari Zarro.
Zarro ini tampil di Accoustic Lounge, Dimanakah itu ?
Untuk nyari zarro ini aku sampai mengelilingi seluruh stage yang ada, tapi nihil. Akhirnya aku menuju ke bagian depan JIE Expo untuk nanya ke informasi. Nyari-nyari tempat informasi aku malah ketemu dengan Lift yang mencantumkan tempat dimana Accoustic Lounge berada. Finally ! serasa mau lepas jari-jari kakiku !
Naik ke lantai 6 aku nemu Hall Semeru, nampak di dalam ada Indra Lesmana Cs, Ah males paling-paling world music, musik dua warna yang kontemporer itu. Akupun keluar lagi trus muter-muter gak jelas akhirnya aku nemu juga dan gak nyangka ternyata stage tampilnya Zarro sesederhana  itu, yah semacam lesehan di koridor. Tega banget nih panitia, padahal zarro lumayan disegani dikalangan musisi jazz khususnya latin. Tapi walopun dengan stage yang sederhana penampilan duet doski  dengan Mercy Dumais tetap oke malam itu.
Selesai dengan zarro aku udah capek banget mana kaki sudah bengkak rasanya dan pengen pulang, tapi berhubung kakak masih nonton Sandhy akupun memutuskan untuk kembali ke BNI Hall 1 dan di sana ada Jassonova.
Khusus penampilan jossanova aku gak bisa bercerita apa-apa karena disini aku tidur. Bener-bener tidur berbaring loh ! Aku sudah cuek beibeh dengan keadaan sekitarku, pokoknya aku capek banget dan ingin istirahat.
Setelah tidur sejam akupun ke kakak untuk ngajak pulang tapi kakak masih pengen nonton coklat jadi aku nunggu lagi di stage sebelahnya karena tempat tampil coklat sesak banget sampai akhirnya pulang ke hotel dengan selamat dan tertidur pulas. Hufff....capeknya poool.

Tidak ada komentar: