Translate

26.3.10

Escape The Ordinary (V) - End Journey JJF 2010

Ciaaat..ciaat ! Hiyaat !
Hari Ketiga !

Hari ketiga nonton festival ini adalah hari yang paling aku pengen tidur seharian, aku sudah kehilangan selera buat nonton  festival ibarat pucuk dicinta ulam tiba, berakit-rakit ke hulu berenang-renang ke tepian, nah loh bingung kan. Aku juga bo.
Niwey hari ketiga ini aku benar-benar jatuh sakit, secara teori sejak hari jumat tanggal 5 aku sakit maka hari minggu tanggal 7 adalah puncaknya aku sakit dari ujung rambut yang pecah-pecah dan bercabang sampai ujung kaki  yang kutu air sakit semua (Hiiy, najis deh). Tapi demi mengingat tiket yang mahalnya dibeli akupun urung tinggal di hotel dan menetapkan hati dan jiwa untuk pergi ke venue. Yah aku harus semangat ! Banzai !
Dan tepat jam 8.00 pm aku dan kakakpun berangkat dengan riang dan penuh suka cita ke venue. Tiba divenue, seperti biasa sudah banyak kendaraan yang terjepit macet akibat pengaturan parkiran yang gak jelas di tambah lagi penjual jadi-jadian yang mangkal di depan JIE EXPO, jadi otomatis aku cs harus jalan kaki ke pintu gerbang JIE EXPO karna  taxinya gak pede dan takut terjebak macet.
Memasuki hari ketiga festival ini banyak sekali musisi jazz yang oke-oke kayak Ron King Big Band, Chlorophyl, The Manhattan Transfer (Spesial edition), Soulbop dan beberapa yang belum pernah aku lihat. Namun yang pasti dan sangat jelas terlihat berbeda dari tahun sebelumnya tampaknya tahun ini pihak penyelenggara Java Festival Production lebih banyak berimprovisasi dengan memberikan suguhan yang genrenya lebih variatif dari urban jazz crossover dengan memasukkan list musisi-musisi pop rock, pop, R & B. Pokoknya intinya pihak penyelenggara ingin lebih berekplorasi  agar penikmat musik jazz dapat lebih dinikmati oleh kaum muda.

Roberta Gambarini

Pilihan pertama untuk nonton di hari ketiga adalah Roberta Gambarini, sesuai dengan petunjuk dari booklet Warta Jazz bahwa Roberta adalah salah satu penyanyi yang cukup disegani maka aku dan kakakpun melangkah kaki menuju hall femina, oia sebenarnya ini bukan hall tapi kulkas ! Dan yang aku heran beberapa wanita yang masuk ke sini dengan pakaian minim sekali bahkan  beberapa mengenakan gaun mini dan backless, pasti mereka adalah wanita-wanita perkasa tahan udara dingin dari keturunan Xena the Warrior Princess atau Hercules !

Sobat sebagai informasi dalam festival ini Gambarini tampil kuartet dengan diiringi pianis, saxaphone dan contra bass yang membawakan genre smooth, blues dan swing jazz yang menghanyutkan walalupun beberapa lagu dengan menggunakan bahasa Itali tapi dengan suara beratnya yang khas, Gambarini benar-benar membuat penonton cukup antusias dengan penampilannya malam itu.





Breakestra

Dia lagi-dia lagi. Iyah ini kali kedua aku menonton mereka.  Materi lagunyapun sama bahkan kalau aku lihat penontonnya pun yang kemarin juga. Tapi biar begitu aku tetap setia menonton kendati kaki ini sudah tidak sanggup lagi berdiri.
Kemudian tidak sampai 5 menit breakestra tampil akupun sudah berdiri di barisan depan meninggalkan kakakku yang hanya duduk selonjoran di belakang. Lagian kapan lagi mereka mau datang ke Indonesia ?

Setelah nonton roberta dan breakestra aku dan kakakpun memutuskan untuk pulang dan istirahat berhubung besok pagi aku harus berangkat kembali ke Palu tercinta dengan pekerjaan yang numpuk, mana awal bulan lagi..Hiiiy !


Hopely I will be back next year !
Melihatnya
Mendengarnya
Menari bersamanya
Insya Allah...


Oia pesanku buat sobat-sobat yang punya planning nonton festival java jazz 4,5,6 Maret 2011 nanti saranku  rajin-rajinlah berolahraga sebelum hari H agar tidak mudah kelelahan dan tetap fit selama nonton JJF berhubung luas venuenya gak kira-kira banget bo.

(Btw ...postingan ini sampai lima seri bener-bener rumpis yah aku hehe ...)

2 komentar:

rey-kha mengatakan...

siap-siap bt JJ 2011.....

Air mengatakan...

iya :)
wah terima kasih sudah singgah :)..