Translate

11.10.09

Hantu ke-13 Part IV : Anabel

Original source: The Thirteen Ghost (Film remake from House in the haunted hill)

Cerita sebelumnya :
...................makin lama wanita itu semakin dekat hingga ronny tak tahu ingin berbuat apa…dan kali ini wanita itu hanya berjarak semeter dengannya dan wajah pucatnya dengan leher penuh darah semakin nyata ! namun tiba-tiba wanita itu hilang ia benar-benar heran dan tak lama ia mendengar seseorang memanggil namanya. Ia sangat mengenali suara itu ! ia mencoba mendengarnya kembali dan mencoba memanggil suara itu “Mommy !”

Anabel

Anabel mencoba melangkah ke dalam suatu sudut kamar rumah itu. Sebuah kamar tidur nampaknya. Ia memeriksa satu persatu perabot yang nyaris semuanya terbuat dari bahan kaca. Ia sangat mengagumi kamar itu.
“Mmh…nice room. Aku akan memiliki kamar ini” ia tersenyum sambil berkaca, menyisiri rambutnya yang coklat….
Sebuah kaca mata bening tergelatak di atas meja rias kaca itu.
Sebuah kaca mata yang jika ia pergunakan..ia akan mampu melihat sebuah bayangan gelap dibelakangnya
Sebuah makluk yang juga sedang berkaca memperhatikan anabel,
Nyaris diseluruh tubuhnya penuh luka sayatan dan mahluk itu seorang wanita yang nyaris diseluruh tubuhnya penuh darah !
Anabel melihat kaca mata bening itu
Ia meraihnya lalu ingin menggunakannya…
Bayangan gelap itu menunggu…
“Oh nona apa yang kamu lakukan disini !!”
“ Shit ! rowan kamu mengagetkanku !” kaca mata itu terlepas
Sekejap bayangan gelap itu pergi, anabel meraih kaca mata itu dan mengenakannya kembali
“Anabel…apa kau melihat ronny ? aku bahkan nyaris setengah jam ini mencarinya ! pandangan wanita itu menyisir setiap sudut kamar..
Ia menghela nafasnya dengan berat “ Huff dimana dia…”
“Anabel sebaiknya kita mencari ayahmu ! tak baik hanya kita berdua disini rumah ini membuatku bergidik saja”
“Yeah…kau betul rowan…”
Mereka meninggalkan kamar itu menuju ke ruang utama
“Mmh..ruang-ruang ini tersambung dengan sebuah lorong-lorong anabel”

Tiba-tiba rumah itu bergerak ! anabel berlari ke depan menghindari kaca itu sedangkan rowan hanya terdiam di tempat semula.
Kaca-kaca itu membuka dan menutup dengan otomatis ….
Mereka berdua terpisah ! Anabel mencoba memukul-mukul kaca itu berharap kaca itu dapat membuka kembali dan ia dapat ke tempat rowan tapi itu hanya sia-sia saja. Anabel terdiam
Hening
Rowan memandang anabel yang kelelahan dibalik kaca itu. Tak lama dari ujung lorong di belakang anabel Nampak sesuatu yang ganjil sesuatu yang bergerak begitu cepat. Rowan sontak bangkit berusaha meminta anabel untuk menyingkir dari tempat itu.
“Anabel !!! Anebell !!!...ia menggedor kaca itu sekuat tenaga.
Anabel bangkit mencoba menerjemahkan kalimat rowan dari balik kaca itu.
Ia menggeleng, tidak paham.
Nampak bayangan gelap dibelakang anabel. Rowan bahkan tak mampu berkata-kata. Bayangan itu memandangi rowan. Matanya merah, seperti serigala kepalanya terkurung dengan mulut penuh darah. Rowan mematung. Makhluk itu melihat anabel. Ia menunggu.
Anabel memandang rowan keheranan.
Dirasakan sesuatu yang dingin di bagian tengkuknya.
Anabel berhenti dan berbalik ke arah belakangnya.
Jantungnya nyaris berhenti berdetak
Ia tercekat !
Hanya sekali raih anabel ditarik tanpa ampun oleh makhuk serigala itu dengan kuku-kunya yang tajam
Anabel berteriak sekuat tenaga …
“Tolooooooooooooooooooooooong !!!!” suaranya mengema di setiap sudut rumah itu.

Tidak ada komentar: