Translate

12.7.09

Hantu ke-13 Part I : The Beginning

Prolog
Setahun sebelumnya…...
12.00 pm

Sebuah tempat pembuangan mobil bekas. Suasana gelap dan mencekam. Bau anyir menyengat tercium dimana-mana..

“Benar tempat ini jake ? ” dengan suara bisikan tertahan memecah kesunyian
“Defenitely “ jawabnya dengan pandangan mata nanar melihat sekelilingnya.
“Aku rasa cukup” jake memerintahkan empat orang didepannya agar berhenti menumpahkan darah hewan disekeliling kotak kaca persegi panjang sebesar ukuran manusia raksasa yang tembus pandang.
“Tn. Barbados saya rasa cukup” ia menghampiri seorang pria tua yang berumur sekitar 56 tahunan ke atas, berperawakan tinggi besar, memiliki mata yang besar dan menakutkan serta jenggot panjang yang nyaris menutupi sebagian wajahnya.
Pria itu hanya tersenyum, senyum penuh kemenangan.
Setelah persiapan cukup, jake mulai menjauh dari kotak kaca itu mencari perlindungan menuju ke mobil-mobil rongsokan yang terjejer rapi disepanjang tempat pembuangan.
Tiba-tiba dari persembunyiannya muncul seorang wanita berpakaian hitam-hitam dengan tatapan sengit menghampirinya
“God, tak bisakah kau tidak mengagetkan aku may ?”
“C’mon jake …bisa-bisanya kau menyerahkan jiwamu kepada bandot tua serakah itu! Dia hanya memperalatmu, membodohimu dengan kemampuan yang kau miliki, wake up man !
“May, kau tak dapat mengguruiku hanya dia yang mau mendengarkanku dan…..aaarrrrrrrrrgh…” tiba-tiba kepala jake seperti berputar-putar seperti sesuatu menusuk-nusuk otaknya….”dia datang !!” ucapnya tertahan

Seketika angin dingin menyeruak seakan dapat menembus kulit seluruh mahluk hidup yang ada ditempat itu, seperti sebuah hawa maut yang datang menebarkan kematian, mobil-mobil rongsokan itu bergerak-gerak, semakin lama bergetar semakin hebat ……tak lama mobil-mobil bekas itu berterbangan tak karuan menghantam mobil-mobil yang lain..beberapa orang penjaga mati terhimpit mobil bekas.

Tiba-tiba mahluk mengerikan itu muncul ….beberapa orang penjaga itu belum sempat melarikan diri masih berada disekitar kotak kaca itu….
Mereka berteriak histeris “What the hell is it !!”
Bau darah hewan semakin menarik perhatian hantu mengerikan berwajah pucat itu…
Mahluk mengerikan itu semakin mendekat kubah kaca itu, para penjaga semakin tidak dapat melarikan diri mereka menembakkan senjata seadanya, mahluk itu tidak bergeming. Salah satu penjaga dihampiri mahluk itu dengan sekali raih lalu dihempaskannya penjaga itu kedalam kotak kaca, darah berceceran dimana-mana. Mahluk itu mulai mengejar mahluk penjaga yang satunya lagi, sampai ke depan pintu kotak kaca. Penjaga itu berteriak histeris meminta tolong, tapi Jake malah berteriak untuk menutup kubah kaca itu.
“Closed it !” pekiknya tapi mahluk itu semakin beringas menghantam kepala penjaga itu, darah segar mengucur dari kepalanya. Mahluk itu masih juga menyiksa penjaga yang sudah mati itu. Jake berlari menuju kotak kaca dan berhasil menutup pintu itu. Mahluk itu hanya menatapnya dingin dari dalam kaca bermantra itu.

Jake mencoba melihat skeliling mayat-mayat bergelimpangan disekitar kubah kaca….
“Tn. Barbados ! “ teriaknya
“Here jake …..” suara yang dikenalnya menyahut
Jake menghampiri arah suara itu, may kawannya. Disampingnya telah terbujur kaku mayat Tn. Barbados dengan baju penuh darah, mata terbuka…dan kepalanya nyaris terpenggal…..


********************


Sekarang…

Pria paruh baya sedang duduk dikursi malas mengingat kejadian saat istrinya mati terbakar. Kejadian empat tahun yang lalu itu terpapar begitu jelas di matanya, Dia sangat mencintai istrinya….
“Dad !”
Pria itu terbangun dari lamunannya, anak laki-lakinya mengagetkannya.
“Ada apa nak” menyunggingkan sedikit senyum dari hatinya yang terasa perih.
“Ia meremehkanku lagi, dad” jawabnya ketus.
Kakaknya lalu menyanggah “ Ron, terus mengganguku ayah !” protes kakaknya
“Anabel, dia adikmu cobalah dipahami” ayahnya mencoba menengahi

George, sang pria paruh baya itu hanya memiliki dua anak setelah ditinggal mati oleh sang istri tercinta. Anabel adalah anaknya yang tertua umurnya sekitar 17 tahun terpaut cukup jauh perbedaannya dari ronny anaknya yang kedua dan masih berumur 8 tahun. Dulu sepeninggal istrinya, keluarga mereka sangat berbahagia dan berkecukupan namun setelah kejadian kebakaran mengerikan itu sekarang mereka hanya tinggal disebuah apartemen murah, di sebuah pinggiran kota.

“Ok, cukup kita sarapan saja sekarang” sang ayah mencoba menenangkan sambil beranjak ke meja makan.
“Apa ini ?” tatapnya sinis melihat menu yang terhidang meja makan.
“Jangan protes sir, uang belanja hanya beberapa dollar yang kau berikan tidak lebih!” seorang wanita kulit hitam dengan nada sengit mencoba protes atas hasil karyanya.
Mendengus “Huf…tapi tidak seperti ini juga rowan !” Rowan adalah seorang pembantu dirumahnya berkulit hitam, modis dan sangat cerewet !

“Tok…tok..”
“Siapa itu ayah ?”
“Tok..tok..”
“Entahlah…”
“Tok…tok”
“Tak mungkin juga kita menerima tamu, memang siapa yang mau menjenguk kita?”
“Diamlah anabel, coba kau buka pintu itu”

Suasana sepi anabel mencoba membuka pintu apartemen itu………………….




Bersambung…


Original source : Thirteen Ghost (Film)

Original story writer : Robb White & Neil Marshal Stevens

Tidak ada komentar: