Translate

18.4.09

Empty

Gara-gara gak ada tempat makan yang lebih dekat dari kantor. Akhirnya selama 3 bulan ini diriku hanya makan di darisa kampus untad. Dengan menu yang sama, nasi goreng dan teh botol. Yah benar menu itu.Dan benar-benar mahal karna aku harus ngeluarin Rp.22.500,- belum lagi klu tambah bakso Rp.8.500,-.
Yah sejak bulan desember 2008 lalu kantorku pindah ke Kompleks Pergudangan Palu di Tondo dari daerah Jl. Tanjung Manimbaya.
Demi Tuhan, daerah ini benar-benar jauh. Jauh dari rumah, penjual sari laut, mall tatura, pom bensin, ezy vcd rental apalagi warung sidomulyo yang murah meriah di Jl. Nokilalaki. Pokoknya jauh dari pusat kota.
Oh ya saking jauhnya, teman-teman pernah membuat gurauan jika motor butut Honda Astreaku bisa tiba dikantor dengan selamat dan sehat walafiat mereka akan membuat selamatan barasanji. Ada-ada saja.
Setiap pagi ruteku selalu sama, brangkat dari rumah liwat banteng terus ke kijang kemudian putar ke dewi sartika. Lanjut di M. Yamin nyambung ke STQ lewat kampus untad dan sampai juga dikantor. Fiuh.
Kadang-kadang aku berangkat jam 7-an pagi. Jujur, aku benar-benar suka pemandangan palu di pagi hari. Palu benar-benar kota yang indah. Sebuah kota lembah. Dikaki gunung dengan laut ditengah-tengahnya. Jadi jika melewati jalan ..mmh jalan apa yah trans sulawesi mungkin. Bisa melihat laut. Bahkan di depan kantorku, sebelahnya jalan adalah laut ! bayangkan itu laut. Benar-benar cantik viewnya di waktu sore hari. Ahhh. Aku cinta kota palu…wait minus mati lampunya yang kelebihan kadar.

Tidak ada komentar: