Translate

28.1.08

Pak Harto di Mata Saya

Sejak masih kecil, saya sangat mengagumi pak harto. Saat masih SD saya bahkan telah berulang-ulang membaca kedua otobiographynya :

  • Soeharto : Anak desa-nya dan
  • Soeharto : Pikiran, Ucapan dan Tindakan Saya.


Saking seringnya membaca otobiography tersebut andaikan dulu terdapat ujian yang membahas tentang kedua buku tersebut saya pasti akan dapat A. Hehehe
Anyway, kadang saya harus bertengkar jika terdapat salah seorang yang tidak setuju dengan tokoh idola saya. Tapi, namanya juga anak-anak, biar salah persepsi yang penting pak harto yang terbaik.

Yah, itu dulu setelah beberapa tahun kemudian tepatnya tahun 1998 saya benar-benar tidak dapat membela beliau tidak dengan teman saya ataupun kakak saya yang saat itu anti banget dengan pak harto. Saya benar-benar kehabisan ide untuk membelanya, apalagi saat itu krisis moneter. Beliau dihianati oleh orang terdekatnya sendiri. Ironis memang, setelah 32 tahun menjabat sebagai presiden. Diangkat sebagai pahlawan dan dengan dielu-elukan seluruh bangsa, namun turun dengan tidak terhormat. Sejarah terulang kembali.
10 tahun berlalu, dan beliau sudah menghembuskan nafas terakhirnya kemarin, 27 Januari 2008 di RSUP Jakarta.

" Selamat Jalan Pak Harto Semoga Segala Amal dan Ibadah di terima oleh Allah S.W.T"